![]() |
| Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (dua dari kanan) saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577. |
Kedatangan orang nomor satu di Kota Bekasi beserta rombongan
disambut dengan hangat oleh pengurus kelenteng dan para tokoh masyarakat. Dalam
kunjungan tersebut, Tri Adhianto berkesempatan berkeliling area klenteng,
menyaksikan langsung kemeriahan perayaan, serta berinteraksi akrab dengan warga
yang hadir. Suasana penuh keakraban itu menjadi cerminan kuatnya toleransi
antarumat beragama di wilayah tersebut.
Momen istimewa terjadi ketika Wali Kota dan Ketua TP PKK
membagikan amplop merah atau angpao kepada masyarakat sekitar, terutama
anak-anak dan para lansia. Antusiasme warga pun tampak jelas, menerima simbol
kebahagiaan dan perhatian dari pemimpin daerahnya. Kegiatan ini sekaligus
menjadi wujud nyata kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa perayaan
Imlek bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum strategis untuk
memperkokoh kerukunan di tengah pluralitas masyarakat Bekasi.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk menegaskan bahwa Kota
Bekasi adalah milik kita bersama, milik semua golongan. Perayaan Imlek ini
mengajarkan kita tentang kebersamaan, saling menghormati, dan memperkuat tali
persaudaraan,” ungkap Tri Adhianto.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi
untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi dan memberikan dukungan penuh
terhadap seluruh kegiatan keagamaan yang membawa pesan perdamaian.
“Kami ingin memastikan setiap warga bisa merayakan hari
rayanya dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. Semangat kebersamaan inilah
yang akan membuat Kota Bekasi semakin kuat dan harmonis,” tambahnya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkot
Bekasi dalam merawat keberagaman dan mempererat hubungan sosial
antarmasyarakat. Perayaan Imlek di Kelenteng Hok Lay Kiong pun berlangsung
lancar, khidmat, dan sarat akan semangat persaudaraan. (jaw)
.png)

