![]() |
| Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja. |
Acara yang diselenggarakan bersama Pengurus Cabang Muslimat
Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bekasi ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK
Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep Surya Atmaja, serta para santri, tokoh agama,
dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Nia Yuniawati mengungkapkan rasa syukur
atas kesempatan berkumpul dalam kegiatan keagamaan di bulan penuh berkah. Ia
menekankan bahwa Khotmil Quran bukan hanya tradisi, melainkan juga sarana
memperkuat keimanan dan menjalin silaturahmi antarwarga.
"Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat sehat dan
umur panjang sehingga bisa hadir di bulan suci Ramadan dalam keadaan sehat
walafiat," tutur Nia.
Istri dari Wakil Bupati Bekasi itu menambahkan bahwa
inisiatif dari Muslimat NU Kabupaten Bekasi ini tidak sekadar agenda tahunan,
tetapi merupakan perwujudan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus bentuk nyata
kepedulian sosial melalui santunan kepada anak yatim dan dhuafa.
"Kegiatan ini bukan hanya rutinitas, melainkan wujud
ketakwaan kita dan momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak
yatim," ujarnya.
Nia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muslimat NU yang
konsisten menghidupkan tradisi literasi Al-Quran di tengah masyarakat.
Menurutnya, budaya membaca dan memahami Al-Quran dapat menumbuhkan kecintaan
terhadap kitab suci serta membentuk karakter generasi muda yang berakhlak
mulia.
"Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anak.
Dengan mencintai Al-Quran, insya Allah generasi penerus di Kabupaten Bekasi
akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berakhlakul karimah,"
ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten
Bekasi, Hj. Sari Damayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program
rutin organisasinya setiap Ramadan. Ia menegaskan, Khotmil Quran dan santunan
yatim menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran serta
menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial.
"Kegiatan ini adalah ikhtiar kami untuk terus menanamkan
kecintaan terhadap Al-Quran sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah
masyarakat," jelas Sari.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya membawa manfaat
bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara organisasi
keagamaan dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang harmonis di Kabupaten
Bekasi.
"Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat
silaturahmi, dan terus memotivasi kita untuk berbagi serta menebarkan
kebaikan," pungkasnya. (jaw)
.png)

