![]() |
| Direktur PT Mitra Patriot David Rahardja (kiri) dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. |
Dalam ajang bergengsi tersebut, PT Mitra Patriot meraih predikat Bintang 4 (Sangat Baik) untuk kategori aneka usaha. Tak hanya itu, Direktur PT Mitra Patriot, David Hendradjid Rahardja, juga dinobatkan sebagai penerima TOP CEO BUMD 2026, sekaligus mendapatkan penghargaan khusus di bidang transformasi bisnis BUMD aneka usaha.
Direktur PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengungkapkan bahwa sederet capaian ini menjadi tanda bahwa langkah transformasi yang selama ini dijalankan perusahaan mulai membuahkan hasil.
"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kami berada di jalur yang tepat. Ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Bekasi," ujar David dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, sebelumnya perusahaan menghadapi beragam tantangan, mulai dari aspek tata kelola, model bisnis, hingga kontribusi terhadap pendapatan daerah yang dinilai belum maksimal.
Kondisi tersebut, menurut David, mendorong manajemen untuk melakukan perbaikan menyeluruh, termasuk penguatan tata kelola perusahaan serta pengembangan sumber pendapatan baru yang dikelola secara profesional.
"Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan konfirmasi atas arah yang kami tempuh. Ke depan, kami akan fokus membangun lini usaha yang memberikan nilai tambah bagi daerah," tegasnya.
TOP BUMD Awards sendiri merupakan ajang penilaian kinerja BUMD yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA).
Penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis nasional, dengan mencakup sejumlah aspek seperti kinerja bisnis, inovasi, serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Di ajang yang sama, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, juga menerima penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong peningkatan kinerja BUMD di wilayahnya.
Ke depan, PT Mitra Patriot menyatakan akan terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah melalui diversifikasi usaha, peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penerapan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. (jaw)
.png)

