![]() |
| Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kiri) dan Caroline Rady, CEO sekaligus Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group (kanan). |
Dalam acara tersebut turut hadir Caroline Rady, CEO
sekaligus Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group; Plt. Kepala Dinas
Kesehatan Kota Bekasi, Hadi Prabowo; Camat Bekasi Timur, Arie
Halimatussadiyyah; serta para lurah di lingkungan Kecamatan Bekasi Timur.
Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah SWL atau Extracorporeal
Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Prosedur ini merupakan metode non-bedah yang
memanfaatkan gelombang kejut dari luar tubuh guna membantu memecah batu ginjal
maupun batu saluran kemih.
Selain SWL, RS Siloam Sentosa juga memperkenalkan layanan
laparoskopi. Tindakan ini merupakan operasi minimal invasif dengan sayatan
lebih kecil, yang berguna untuk pemeriksaan, diagnosis, hingga penanganan
gangguan pada organ di rongga perut atau panggul.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan apresiasinya
atas pengembangan fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, hadirnya layanan
dengan teknologi medis yang terus berkembang dapat memperluas pilihan pelayanan
kesehatan bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Bekasi tentu menyambut baik pengembangan
fasilitas dan layanan kesehatan seperti ini. Kehadiran teknologi medis yang
semakin maju diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan pelayanan bagi
masyarakat,” ujar Tri.
Ia juga berharap kerja sama antara pemerintah dan fasilitas
kesehatan terus diperkuat, agar pelayanan kesehatan di Kota Bekasi dapat
berkembang secara berkelanjutan.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang
mudah dijangkau, aman, dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu,
sinergi dengan rumah sakit dan seluruh tenaga kesehatan menjadi hal yang
penting,” katanya.
Sementara itu, Caroline Rady menyatakan bahwa pengembangan
fasilitas dan layanan di RS Siloam Sentosa merupakan wujud komitmen Siloam
Hospitals Group dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang terus maju.
“Kami ingin terus menghadirkan layanan kesehatan yang
didukung teknologi dan tenaga medis yang kompeten, sehingga masyarakat dapat
memperoleh pilihan pelayanan yang semakin lengkap,” ujar Caroline.
Pengembangan fasilitas di RS Siloam Sentosa diharapkan
semakin memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas di
Kota Bekasi, terutama bagi warga Bekasi Timur dan sekitarnya.
Dengan dukungan fasilitas, teknologi medis, serta tenaga kesehatan
yang kompeten, kehadiran Gedung B dan layanan seperti SWL serta laparoskopi
diharapkan mampu memberikan pilihan penanganan yang lebih beragam sesuai
kebutuhan pasien. (arf)
.png)
