tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Jelang Lebaran, Damkar Ingatkan Warga soal Bahaya Kebakaran Akibat Lalai

 

Sebuah unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Kabupaten Bekasi.
CIKARANG BARAT – Menyambut Hari Raya Idulfitri, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran saat rumah ditinggal mudik. Antisipasi dini dinilai sangat penting demi menjaga keamanan hunian selama ditinggal dalam waktu lama.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengingatkan warga agar tidak mengabaikan hal-hal kecil sebelum bepergian. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada musibah kebakaran yang fatal.

“Tak terasa Lebaran sudah dekat. Kami imbau seluruh warga Kabupaten Bekasi agar saat mudik nanti, rumah tetap aman dari bahaya api,” ungkapnya, Rabu (18/03/2026).

Ia menekankan langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencabut semua steker peralatan elektronik dari stopkontak, seperti televisi, kulkas, dispenser, dan sejenisnya. Ini penting guna menghindari korsleting listrik selama rumah kosong.

“Pertama, lepaskan semua colokan alat elektronik seperti TV, kulkas, dispenser, dan lainnya dari stopkontak untuk mencegah hubungan arus pendek,” jelasnya.

Warga juga diminta mengecek ulang kondisi kompor. Pastikan kompor dalam keadaan mati sebelum rumah ditinggalkan guna menghindari risiko kebocoran gas atau api yang masih menyala tanpa sepengetahuan pemilik.

“Kedua, pastikan kompor gas atau minyak benar-benar padam,” imbuhnya.

Sebagai langkah pengamanan ekstra, Adeng menyarankan agar regulator gas dilepaskan dari tabung. Tindakan ini dapat menjadi perlindungan tambahan terhadap kemungkinan kebocoran gas.

“Ketiga, untuk keamanan lebih, lepaskan regulator dari tabung gas,” ucapnya.

Tak hanya urusan listrik dan gas, warga juga diminta menutup semua keran air dan mengosongkan bak penampungan. Ini untuk mencegah kebocoran atau genangan air yang tidak diperlukan.

“Jangan lupa, matikan semua keran dan kosongkan penampungan air,” terangnya. Lebih lanjut, masyarakat diimbau memberi tahu rencana mudik kepada pengurus RT/RW atau petugas keamanan setempat, serta meninggalkan nomor kontak darurat.

“Informasikan rencana mudik kepada ketua RT/RW atau petugas keamanan, dan tinggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu,” pesannya.

Ia juga menambahkan, jika terjadi kebakaran atau situasi darurat lainnya, warga segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat agar bisa segera ditangani.

“Bila terjadi kebakaran atau keadaan darurat, segera hubungi atau datang langsung ke pos damkar terdekat,” tegasnya.

Adeng menegaskan bahwa kesiapan sebelum mudik merupakan kunci utama menjaga keamanan rumah. Ia pun berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi kenyamanan bersama selama merayakan Idulfitri. (Jaw)