![]() |
| Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan. |
CIKARANG PUSAT – Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, memberikan tiga pesan utama kepada seluruh jajaran perangkat daerah dalam agenda Apel Pagi di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (18/5/2026).
Ketiga arahan tersebut mencakup pengkajian ulang terhadap
dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), peningkatan kepatuhan
pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta
upaya menjaga kebersihan lingkungan di setiap unit kerja perangkat daerah.
Menurut Iwan Ridwan, perhatian khusus diberikan pada
pengaruh kenaikan harga BBM, terutama jenis Solar, terhadap operasional
kendaraan dinas pemerintah daerah seperti bus, truk, alat berat, dan kendaraan
jabatan.
“Kami mengimbau seluruh perangkat daerah untuk segera
melakukan evaluasi terhadap dampak dari kenaikan harga BBM, khususnya yang saat
ini digunakan dalam kegiatan operasional sehari-hari,” ujar Iwan.
Ia juga meminta setiap perangkat daerah untuk mengajukan
usulan penyesuaian kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dilakukan
pembahasan dan sinkronisasi anggaran operasional.
“Sebab hal ini akan berpengaruh terhadap pencapaian
indikator kinerja, baik di tingkat perangkat daerah maupun Kabupaten Bekasi
secara keseluruhan,” tambahnya.
Di sisi lain, Iwan yang juga menjabat sebagai Kepala Bapenda
Kabupaten Bekasi mengingatkan seluruh ASN pemilik kendaraan pribadi, baik roda
dua maupun roda empat, untuk membayar pajak kendaraan sebelum melewati batas
waktu yang ditentukan.
Bagi ASN yang membeli kendaraan bekas, proses Bea Balik Nama
(BBN) kini dinilai lebih mudah karena tidak lagi memerlukan KTP dari pemilik
lama. Dengan demikian, prosedur BBN tidak akan terkendala.
“Ini sangat penting. Sebagai ASN, kita harus memberi contoh
yang baik dalam hal kepatuhan membayar pajak kendaraan pribadi, menunjukkan
bahwa kita adalah warga yang taat pajak,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Iwan juga menginstruksikan
seluruh pegawai untuk menjaga kebersihan lingkungan kerja melalui kegiatan
pembersihan rutin atau kerja bakti (korve) bersama, demi terciptanya suasana
kerja yang sehat dan nyaman.
“Terakhir, saya mohon agar kegiatan pembersihan di
lingkungan sekitar juga dilakukan secara rutin sesuai instruksi. Jaga
kebersihan lingkungan kerja agar tetap sehat, karena itu bermanfaat bagi
kesehatan kita semua,” pungkasnya. (jaw)
.png)


