tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Akurasi Data Domisili SPMB Dipertanyakan, Forkkabi Minta Plt Kadisdik Kota Bekasi Tanggung Jawab

Gedung Kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi.
BEKASI TIMUR – Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (Forkkabi) Kota Bekasi melontarkan kritik pedas terhadap Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan, terutama pada jalur domisili. Wakil Ketua I Forkkabi Kota Bekasi, Abu Hasan, secara tegas menyoroti peran Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) yang dinilai tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Abu Hasan menyampaikan bahwa berbagai persoalan di lapangan, seperti kendala teknis sistem hingga dugaan manipulasi data domisili, seharusnya menjadi perhatian serius pimpinan tertinggi di Dinas Pendidikan. Ia menilai kesalahan yang terjadi tidak sepantasnya hanya dibebankan kepada Kepala Bidang SMP, seolah Plt Kadisdik lepas tangan.

"Kami meminta Plt Kadisdik, Bapak Chondro Wibhowo, membuka ruang untuk bertemu. Kami meminta kejelasan terkait kacaunya pelaksanaan SPMB di Kota Bekasi," tegas Abu Hasan.

Kritik ini muncul di tengah maraknya keluhan masyarakat mengenai pelaksanaan SPMB. Sebelumnya, muncul keluhan masyarakat yang kesulitan mengakses sistem pendaftaran karena titik koordinat alamat tidak terdeteksi. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan adanya dugaan kecurangan, di mana siswa yang tinggal dekat dengan sekolah justru tidak lolos seleksi.

Status Plt Kepala Dinas Pendidikan pun menjadi sorotan. DPRD Kota Bekasi sebelumnya mengkritik kondisi dinas yang masih dipimpin Plt, sehingga dikhawatirkan menghambat pengambilan kebijakan strategis. (jaw)