tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Plt Wakil Jaksa Agung Tinjau Langsung Stadion Wibawa Mukti, Adhyaksa FC Siap Pindah Markas ke Bekasi?

Tinjauan Stadjion Wibawa Mukti oleh Plt Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Asep Nana Mulyana dan jajarannya.
CIKARANG PUSAT – Langkah strategis menuju kompetisi kasta tertinggi Tanah Air mulai diinisiasi oleh kubu Adhyaksa FC. Rencana menjadikan Stadion Wibawa Mukti sebagai markas pertandingan untuk musim 2026/2027 Liga 1 tengah digodok matang. Hal ini dibuktikan dengan inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Asep Nana Mulyana, bersama rombongan yang turut dihadiri Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi pada Kamis (02/07/2026) lalu.

Kunjungan kerja ini difokuskan untuk mengaudit kelayakan sarana dan prasarana yang dimiliki stadion kebanggaan warga Kabupaten Bekasi tersebut. Berbagai aspek teknis dan non-teknis diperiksa secara saksama guna memastikan kesiapan venue sebagai kandang bagi klub profesional.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Plt. Wakil Jaksa Agung RI Asep Nana Mulyana mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja terjun langsung untuk memverifikasi kondisi aktual Stadion Wibawa Mukti beserta seluruh fasilitas penunjang yang menjadi kebutuhan esensial bagi tim profesional.

"Hari ini kami dari jajaran Pengurus Pusat Persaja (Persatuan Jaksa Republik Indonesia) hadir untuk melakukan observasi lapangan. Kami ingin memastikan secara langsung tingkat kesiapan dan persiapan yang telah dilakukan di Stadion Wibawa Mukti, mengingat kami memiliki rencana untuk merelokasi home base Adhyaksa FC ke wilayah Kabupaten Bekasi," tutur Asep Nana.

Tak hanya fokus pada kondisi rumput dan tribun utama, tim inspeksi juga menyoroti berbagai fasilitas pendukung lainnya. Pengecekan menyeluruh dilakukan terhadap keberadaan mess atau tempat tinggal pemain, ruang kerja ofisial tim, hingga ketersediaan akomodasi yang seluruhnya merupakan komponen wajib dalam regulasi kompetisi.

"Secara keseluruhan, kami menilai kondisi lapangan utama sudah cukup baik dan representatif. Kami juga sudah meninjau fasilitas-fasilitas pendukung lainnya. Khusus untuk kebutuhan mess pemain dan ofisial, kami pastikan harus memenuhi standar baku yang ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi," jelasnya.

Hasil dari penelusuran lapangan tersebut akan menjadi bahan pembahasan krusial dalam forum internal pengurus. Asep Nana menegaskan bahwa keputusan final mengenai penetapan lokasi markas Adhyaksa FC baru akan diputuskan setelah melalui proses diskusi dan analisis bersama.

"Kunjungan ini memberikan gambaran komprehensif bagi kami untuk menentukan arah kebijakan berikutnya. Seluruh temuan di lapangan akan kami bawa dan dibahas secara mendalam dalam rapat pengurus nanti," imbuhnya.

Meski secara umum kondisi Stadion Wibawa Mukti dinilai bagus, Asep Nana mengakui bahwa masih ada beberapa titik yang membutuhkan perhatian khusus. Hal ini disebabkan oleh masa vakum penggunaan stadion dalam waktu yang cukup panjang, ditambah dengan dampak bencana angin puting beliung yang sempat melanda kawasan tersebut.

"Kondisi keseluruhannya terbilang bagus. Namun demikian, kami menemukan sejumlah bagian yang memang perlu segera dibenahi. Ini wajar terjadi mengingat stadion cukup lama tidak difungsikan secara maksimal dan sempat terkena dampak puting beliung," paparnya.

Lebih jauh, Asep Nana mendorong adanya pengelolaan stadion yang lebih profesional ke depannya. Menurutnya, optimalisasi aset olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kegiatan pertandingan, tetapi juga mampu memberikan efek berantai terhadap perekonomian masyarakat lokal.

"Sepak bola bukan sekadar cabang olahraga. Ia memiliki multiplier effect yang signifikan terhadap sektor UMKM, kesejahteraan masyarakat di sekitar stadion, hingga pendapatan asli daerah. Ini adalah peluang untuk menciptakan manfaat bersama yang lebih luas," pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengapresiasi langkah Adhyaksa FC yang menjadikan Stadion Wibawa Mukti sebagai kandidat utama home base mereka. Ia mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya atas kunjungan yang dilakukan oleh pimpinan tinggi kejaksaan agung tersebut.

"Alhamdulillah, hari ini kami kedatangan tamu kehormatan dari Plt. Wakil Jaksa Agung RI beserta rombongan. Kunjungan ini erat kaitannya dengan rencana pemanfaatan Stadion Wibawa Mukti sebagai markas kebanggaan Adhyaksa FC," ujar Asep Surya.

Ia berharap negosiasi dan proses verifikasi yang berjalan dapat berujung pada kesepakatan positif. Menurutnya, terpilihnya Wibawa Mukti sebagai venue resmi Adhyaksa FC akan menjadi pencapaian dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

"Kami sangat berharap Stadion Wibawa Mukti dapat terpilih. Tentu ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan besar bagi Kabupaten Bekasi apabila stadion ini dipercaya dan difungsikan sebagai home base dari tim Adhyaksa FC," terangnya.

Tak lupa, Plt Bupati juga menyampaikan laporan terbaru mengenai proses revitalisasi stadion yang hingga saat ini masih terus berjalan. Target penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi dan rehabilitasi ditargetkan rampung sebelum bulan September 2026.

"Berdasarkan laporan terkini yang kami terima dari tim pelaksana, progres renovasi saat ini sudah mencapai angka sekitar 76 persen. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum September mendatang. Kami optimistis dengan komitmen dan kerja keras semua pihak, target ini dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditentukan," tandasnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, kehadiran Adhyaksa FC di Kabupaten Bekasi dinilai akan memberikan angin segar bagi perkembangan sepak bola nasional sekaligus membangkitkan gairah olahraga di wilayah timur Jakarta tersebut. (jaw)