![]() |
| Siswa SMPN 54 Kota Bekasi sedang mengikuti program pemeriksaan mata gratis. |
Dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto,
kegiatan ini bertujuan mendukung kenyamanan dan kesehatan siswa selama proses
belajar mengajar berlangsung. Tak sekadar membagikan kacamata, para pelajar
juga mendapatkan layanan pemeriksaan mata komprehensif menggunakan peralatan
khusus dari IROPIN untuk mendeteksi gangguan penglihatan seperti rabun jauh
(minus) ataupun astigmatisme (silinder), sekaligus menentukan ukuran lensa yang
tepat bagi masing-masing siswa.
Mengusung tema *"Melihat Lebih Jelas, Berpikir Lebih
Luas Menuju Bekasi Lebih Cerdas"*, kegiatan ini menegaskan bahwa kesehatan
mata merupakan faktor penting yang menunjang aktivitas akademik dan
pengembangan potensi anak.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi
tinggi atas inisiatif kolaboratif bersama IROPIN. Ia menekankan bahwa kemampuan
penglihatan yang optimal bukanlah hal sepele, melainkan bagian krusial yang
memengaruhi daya serap anak terhadap pelajaran di sekolah.
"Kami ingin memastikan putra-putri daerah dapat belajar
dengan nyaman dan memperoleh kesempatan yang setara untuk maju. Saat
penglihatan mereka jelas, proses membaca, menulis, hingga mengikuti berbagai
aktivitas sekolah akan terasa lebih mudah," tutur Tri.
Orang nomor satu di Kota Bekasi itu juga menambahkan bahwa
peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik
sekolah. Perhatian terhadap aspek kesehatan peserta didik menjadi pelengkap
yang tak kalah penting.
"Kolaborasi semacam ini patut terus didorong.
Pemerintah tidak mungkin bergerak sendiri. Melibatkan organisasi profesi dan
masyarakat membuat pelayanan lebih dekat dan manfaatnya langsung terasa oleh
warga Kota Bekasi," pungkasnya.
Dengan adanya bakti sosial ini, para siswa yang sebelumnya
terkendala masalah penglihatan diharapkan mampu mengikuti kegiatan belajar
secara lebih maksimal. Pemkot Bekasi pun berkomitmen untuk terus memperluas
kemitraan dengan berbagai pihak guna mendukung aspek kesehatan dan pendidikan
anak.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam
menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik—mendukung pertumbuhan siswa
secara menyeluruh. Dengan kondisi fisik yang prima dan fasilitas yang memadai,
generasi muda Bekasi diharapkan tumbuh lebih percaya diri, aktif berprestasi,
dan semakin cerdas dalam menyongsong masa depan. (arf)
.png)
