![]() |
| Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi, H.R. Yana Suyatna, saat turun menyalurkan air bersih kepada warga Cibarusah. |
Kegiatan sosial ini merupakan rangkaian dari peringatan
Bulan Bakti Pramuka dalam menyambut Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Penyaluran
bantuan yang dipusatkan di tiga desa, yaitu Desa Ridogalih, Desa Ridomanah, dan
Desa Wibawa Mulya, langsung dipimpin oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka
Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna.
Dalam keterangannya, Yana menyebutkan bahwa total air bersih
yang didistribusikan mencapai 32.000 liter, yang diangkut menggunakan empat
unit mobil tangki. Rinciannya, sebanyak dua tangki diperuntukkan bagi Desa
Ridogalih, sementara Desa Ridomanah dan Desa Wibawa Mulya masing-masing
menerima satu tangki dengan kapasitas 8.000 liter per unit.
“Kehadiran Pramuka di sini adalah wujud nyata kepedulian
terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat kemarau panjang. Kami
berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga, terutama dalam
memenuhi kebutuhan dasar akan air,” ujar Yana saat meninjau lokasi penyaluran.
Lebih dari sekadar aksi kemanusiaan, kegiatan ini juga
menjadi implementasi dari nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Tri Satya dan
Dasa Darma Pramuka, seperti sikap rela menolong, cinta alam, serta tanggung
jawab sosial terhadap sesama dan lingkungan sekitar.
Yana menambahkan, momen Bulan Bakti Pramuka tidak boleh
dimaknai sekadar seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan ini harus diisi
dengan kontribusi konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ketika warga membutuhkan, Pramuka harus hadir. Itulah esensi pengabdian kami,”
tegasnya.
Selain operasi air bersih, rangkaian Bulan Bakti Pramuka
Kabupaten Bekasi juga mencakup kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan
dan edukasi pemilahan sampah yang digagas oleh Barisan Pramuka. Aksi
kolaboratif ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Agustus 2026, melibatkan
anggota Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD/MI,
SMP/MTs, hingga SMA/MA dan SMK se-Kabupaten Bekasi.
“Kami ingin menanamkan jiwa gotong royong dan cinta lingkungan sejak dini. Pramuka tidak hanya berkegiatan di dalam sekolah, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk bersinergi dengan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial,” pungkas Yana. (jaw)
.png)

