![]() |
| Wali Kota Bekasi saat memerintahkan penertiban PKL di sekitar kawasan Plaza Patriot. |
Penertiban itu berlangsung saat Wali Kota Bekasi, Tri
Adhianto, menghadiri acara Formaskot 2026 di lokasi yang sama pada Sabtu
(22/8/2026). Di hadapan jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pengurus Forum
Koordinasi Organisasi Olahraga, Tri memberikan arahan tegas terkait tata kelola
kawasan.
Dalam arahannya, Tri Adhianto memerintahkan seluruh
perangkat daerah untuk segera menata ulang posisi para pedagang, terutama yang
berada di zona inti Plaza Patriot. Menurutnya, bagian tersebut merupakan area
publik yang selama ini difungsikan untuk berbagai aktivitas masyarakat, seperti
berolahraga, bermain anak, rekreasi keluarga, hingga interaksi sosial
antarwarga.
"Pedagang kaki lima tidak kami larang berjualan.
Silakan melanjutkan usaha, tetapi harus menempati lokasi yang telah disediakan.
Kami tidak ingin area utama Plaza Patriot yang merupakan hak masyarakat
terganggu," ujar Tri Adhianto dengan tegas.
Pemkot Bekasi telah menyiapkan solusi dengan menyediakan
lokasi alternatif bagi PKL. Salah satu titik yang sudah ditentukan adalah di
lorong depan Stadion Patriot Chandrabhaga. Kebijakan ini dinilai sebagai
langkah kompromistis agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa menghilangkan
hak warga atas ruang terbuka.
Tri Adhianto menekankan bahwa keberadaan PKL dan kenyamanan
publik tidak harus saling berbenturan. Dengan penempatan yang sesuai zona,
kedua kepentingan tersebut dapat berjalan berdampingan. "Jika semua
ditempatkan sesuai zonasi, pedagang bisa tetap mencari nafkah dan masyarakat tetap
nyaman menggunakan fasilitas yang ada," imbuhnya.
Lebih lanjut, Wali Kota meminta jajaran di lingkungan Pemkot
Bekasi untuk menerapkan aturan ini secara konsisten. Ia mengingatkan bahwa
penertiban tidak hanya berlaku pada hari biasa, tetapi juga saat kawasan
digunakan untuk kegiatan berskala besar dengan jumlah pengunjung yang padat.
Menurut Tri, penataan kawasan harus dilakukan secara
berkelanjutan dengan mengedepankan keseimbangan kepentingan. Pemerintah
berkomitmen untuk tidak membiarkan ruang publik kehilangan fungsi utamanya,
namun tetap membuka peluang bagi masyarakat untuk berusaha.
Dengan kebijakan yang tegas dan terarah, Pemerintah Kota
Bekasi berharap Plaza Patriot Chandrabhaga ke depan dapat menjadi ruang publik
yang tertib, aman, nyaman, dan inklusif. Seluruh warga diharapkan dapat
menikmati fasilitas secara optimal, sementara para PKL tetap dapat menjalankan
usahanya di tempat yang telah ditentukan.
Pemkot Bekasi pun menegaskan kembali komitmennya dalam
menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi rakyat dan hak warga atas ruang
publik. Sinergi antara penegakan aturan dan penyediaan lokasi usaha diharapkan
mampu menciptakan kawasan yang tertata rapi dan bermanfaat bagi semua pihak. (arf)
.png)
