tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Ajang Cari Bakat Atlet Sepatu Roda dari 13 Provinsi, Plt Bupati Resmi Buka GWIS Open 2026

Foto bersama pembukaan Kejuaraan Sepatu Roda Grand Wisata Inline Speed 2026.
TAMBUN SELATAN – Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara resmi membuka Kejuaraan Sepatu Roda Grand Wisata Inline Speed (GWIS) Open 2026 yang berlangsung di Venue International Skating Rink Area, Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (5/9/2026).

Kompetisi nasional ini diikuti oleh 1.615 peserta yang berasal dari 13 provinsi di seluruh Indonesia. GWIS Open 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit unggul atlet sepatu roda yang diharapkan mampu berkompetisi di kancah regional, nasional, hingga internasional.

Dalam sambutannya, Asep Surya Atmaja memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya GWIS Open 2026. Menurutnya, kejuaraan ini memiliki nilai lebih dari sekadar perebutan medali, karena menjadi wadah strategis dalam membina atlet sejak usia dini.

"Kami sangat mengapresiasi gelaran kejuaraan nasional ini. Kegiatan seperti ini bukan semata-mata kompetisi untuk merebut medali, melainkan sarana pembinaan yang penting bagi lahirnya atlet-atlet sepatu roda masa depan," ujar Asep.

Ia menambahkan bahwa pembinaan melalui kompetisi yang terstruktur akan menghasilkan atlet yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas. Hal ini diharapkan dapat melahirkan atlet-andalan yang kelak akan memperkuat kontingen Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bahkan Indonesia di berbagai event olahraga.

"Kepada anak-anakku sekalian dan para peserta atlet sepatu roda, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Bertandinglah dengan semangat juang yang tinggi, junjung sportivitas, dan patuhi seluruh aturan yang berlaku," pesannya.

Asep juga mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali menyaksikan langsung sesi latihan para atlet di kawasan Grand Wisata. Menurutnya, lonjakan antusiasme peserta dalam GWIS Open 2026 menjadi indikasi bahwa olahraga sepatu roda memiliki prospek cerah untuk terus tumbuh di Kabupaten Bekasi.

"Ini sudah keempat kalinya saya datang menyaksikan latihan. Dan hari ini, pada GWIS Open 2026, jumlah peserta mencapai sekitar 1.600 orang. Antusiasmenya luar biasa. Tidak hanya dari Kabupaten Bekasi, peserta datang dari 13 provinsi," ungkapnya.

Asep juga menyambut hangat kedatangan peserta dari berbagai daerah yang menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah. Ia menilai kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional ini merupakan dampak positif bagi kemajuan olahraga di daerah.

"Kejuaraan seperti GWIS Open 2026 dapat menjadi bagian dari rangkaian persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Nasional (PON)," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perserosi, Sandra Erawanto, menyampaikan bahwa GWIS Open 2026 mencatat rekor jumlah peserta terbanyak dibandingkan kejuaraan sepatu roda sebelumnya.

Menurut Sandra, peningkatan jumlah peserta ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepatu roda, sekaligus membuka peluang yang lebih luas untuk memperluas pembinaan atlet di berbagai wilayah.

"Pesertanya mencapai 1.615 orang. Ini menjadi salah satu rekor jumlah peserta terbanyak. Sebelumnya sekitar 1.400 peserta, tetapi hari ini tembus 1.615 peserta," jelas Sandra.

Sandra juga berharap agar venue sepatu roda di Grand Wisata terus dikembangkan hingga memenuhi standar internasional. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari Perserosi Kabupaten Bekasi, panitia penyelenggara, serta jajaran Pengurus Besar Perserosi yang telah menyukseskan GWIS Open 2026.

"Kami berharap arena ini dapat ditingkatkan menjadi venue berstandar dunia. Jika sudah berstandar dunia, kita akan lebih mudah mengundang atlet-atlet mancanegara untuk datang dan bertanding di sini," tutupnya. (jaw)