![]() |
| Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan dalam Merajut Persatuan dan Kesatuan di Wilayah Kabupaten Bekasi. |
Ajakan itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Robert
Suwandi, dalam acara Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan dalam Merajut
Persatuan dan Kesatuan di Wilayah Kabupaten Bekasi. Kegiatan berlangsung di
Gedung Wibawa Mukti, Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, Selasa (29/9/2026).
Robert menyebutkan, acara tersebut menghadirkan narasumber
dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, serta Kodim
0509/Kabupaten Bekasi. Pembinaan ini merupakan bagian dari langkah memperkuat
peran ormas dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.
“Hari ini kegiatan bersama ormas, dengan narasumber dari
Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi, dan Kodim 0509
Kabupaten Bekasi. Kita mengangkat tema ormas untuk menjaga persatuan dan
kesatuan,” ujar Robert.
Menurutnya, ormas menempati posisi strategis dalam membantu
pemerintah menjaga stabilitas sosial. Apalagi, seusai Pilkades, potensi
perbedaan pilihan hingga gesekan di masyarakat bisa muncul dan perlu disikapi
dengan bijak.
“Situasi pasca-Pilkades ini bisa jadi ada friksi-friksi
tertentu di masyarakat. Karena itu, fungsi-fungsi ormas kita aktifkan kembali
dalam rangka kegiatan-kegiatan yang mendamaikan masyarakat supaya tidak terjadi
perpecahan yang melebar,” katanya.
Robert menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan
hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan. Ormas juga memiliki ruang untuk
berperan aktif membangun komunikasi serta merawat hubungan sosial di tengah
masyarakat.
“Jadi tidak hanya aparat pemerintah saja, tapi ormas
berperan aktif untuk menjaga persatuan di masyarakat,” ungkapnya.
Selain memperkuat peran sosial, Kesbangpol juga terus
mendorong penataan organisasi kemasyarakatan, termasuk aspek legalitas. Robert
mengimbau ormas yang belum mendaftarkan keberadaannya agar segera melakukan
pendaftaran sesuai aturan yang berlaku.
“Dihimbau bagi mereka yang belum mendaftarkan ormasnya di
Kabupaten Bekasi untuk memiliki tanda ormasnya di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka
terhadap masukan dari ormas terkait penyelenggaraan pembangunan. Keterbukaan
itu tetap dijalankan sesuai ketentuan mengenai informasi publik dan kewenangan
pemerintah.
“Terkait pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten
Bekasi saya minta untuk saling menguatkan,” jelas Robert.
Robert berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat
keamanan, dan ormas dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang konstruktif.
Dengan begitu, ormas tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga
memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.
“Peran serta ormas di Kabupaten Bekasi adalah menciptakan
rasa aman, nyaman dan kondusif di Kabupaten Bekasi sehingga Bekasi menjadi
bangkit, maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Jaw)
.png)

