tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Perkuat BUMD, DPRD dan Pemkot Bekasi Teken Kesepakatan Historis Penyertaan Modal

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi saat menandatangani Perda Penyertaan Modal BUMD disaksikan unsur Pimpinan dan Wali Kota Bekasi.
BEKASI TIMUR – Sebuah langkah strategis dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) resmi digulirkan Pemerintah Kota Bekasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi, Kamis (05/03/2026) siang, kedua lembaga menandatangani kesepakatan bersama terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal.

Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan DPRD, yaitu Ketua DPRD Sardi Efendi, didampingi Wakil Ketua I Nuryadi Darmawan dan Wakil Ketua III Puspa Yani. Hadir pula Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Sekretaris Daerah, para pejabat eselon II dan III, serta jajaran direksi BUMD se-Kota Bekasi.

Mengawali jalannya sidang, Ketua DPRD Sardi Efendi membuka rapat secara resmi dengan pernyataan yang lugas. "Bismillahirrahmanirrahim, rapat paripurna dengan agenda laporan Pansus 8 dan penandatanganan kesepakatan Raperda Penyertaan Modal, resmi dibuka," ucapnya.

Raperda yang dibahas ini merupakan tindak lanjut dari laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun Buku 2024. Regulasi ini dinilai krusial untuk memperkuat landasan hukum penyertaan modal daerah sekaligus memastikan tata kelola BUMD berjalan lebih akuntabel.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto menegaskan bahwa penguatan modal ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah keharusan agar BUMD mampu memberikan dampak signifikan bagi perekonomian warga. "Saya berharap dengan disahkannya Perda ini, seluruh direksi BUMD dapat menjalankan tata kelola yang profesional, terus berinovasi di tengah keterbatasan anggaran, dan yang terpenting mampu menyetorkan dividen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tegasnya.

Suasana rapat yang berlangsung khidmat itu ditutup dengan prosesi penandatanganan dokumen kesepakatan dan foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara eksekutif dan legislatif. Menambah semarak acara, Wali Kota Tri Adhianto menyampaikan pantun penuh optimisme: "Pergi ke alun-alun di pagi hari, Kota Bekasi bersih dan berseri. Penyertaan modal sudah disetujui, BUMD berinovasi, PAD pun mandiri.”

Di akhir acara, orang nomor satu di Kota Bekasi itu juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pansus 8 DPRD yang dinilainya telah bekerja objektif dan cermat dalam membahas setiap pasal dalam Raperda tersebut. (Ads)