![]() |
| Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Ii Marlina. |
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Ii Marlina, dalam refleksi hari jadi Kota Bekasi yang diperingati Selasa (10/3/2026). Ia menyoroti sejumlah catatan krusial yang hingga kini masih membayangi kemajuan kota penyangga Jakarta tersebut.
Menurut Ii, capaian pembangunan selama hampir tiga dekade patut disyukuri. Namun di sisi lain, keluhan klasik masyarakat seperti banjir masih membutuhkan perhatian serius dan solusi permanen dari pemkot.
"Di usia 29 tahun ini Alhamdulillah Kota Bekasi sudah banyak kemajuan dan berkembang pesat. Tapi tetap ada catatan yang mendominasi dan harus kita prioritaskan, terutama persoalan banjir," ungkapnya.
Ia memaparkan, wilayah-wilayah seperti Perumahan IKIP, Nasio, dan kawasan Bekasi utara masih langganan terendam banjir setiap musim hujan tiba. Kondisi ini dinilai memerlukan intervensi serius dengan pendekatan berkelanjutan.
"Banjir masih menjadi momok utama warga, apalagi di titik-titik yang selalu terdampak. Ini harus jadi prioritas khusus," tegas politikus PKS tersebut.
Ii menegaskan bahwa penanganan banjir tak bisa hanya mengandalkan solusi temporer. Dibutuhkan strategi jangka panjang yang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar akar permasalahan dapat terselesaikan secara tuntas.
Selain banjir, kemacetan lalu lintas juga masih menjadi problem keseharian warga. Meski di beberapa ruas mulai terurai, kepadatan kendaraan tetap mewarnai aktivitas di jalan-jalan utama Kota Bekasi.
"Walaupun beberapa titik mulai lancar, kemacetan tetap jadi pemandangan sehari-hari. Ini juga perlu perhatian serius untuk mewujudkan Bekasi yang lebih baik ke depan," imbuhnya. (Ads)
.png)

