BEKASI SELATAN – Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi
(DK3B) menggelar audiensi dengan Pemerintah Kota Bekasi pada Kamis (16/7/2026)
di Balai Patriot, Kantor Pemerintah Kota Bekasi. Audiensi dipimpin langsung
oleh Ketua Umum DK3B Kota Bekasi, K. Alamsyah Pradja, dan dihadiri oleh jajaran
pengurus harian, ketua komite, serta perwakilan seniman DK3B.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kiri) saat menerima audiensi pengurus DK3B.
Dalam pemaparannya, Ketua Umum DK3B K. Alamsyah Pradja
menyampaikan sejumlah agenda utama. Pertama, laporan hasil Rapat Kerja DK3B
Tahun 2026 yang telah menetapkan program kerja prioritas periode 2026–2027,
meliputi penguatan kelembagaan, pembinaan komunitas seni, festival budaya, dan
peningkatan kesejahteraan seniman Kota Bekasi. Kedua, laporan hasil studi
banding selama dua hari ke Dewan Kesenian Kabupaten Garut pada 11–12 Juli 2026,
yang membahas tata kelola organisasi, strategi pelestarian budaya Sunda,
pembinaan sanggar, serta sinergi dengan pemerintah daerah.
Selain itu, DK3B juga menyampaikan rencana pelaksanaan
gelaran PNBK (Pekan Nalar Budaya Kota) jilid ke-3 yang dijadwalkan pada bulan
Agustus 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik
Indonesia yang ke-81. DK3B juga mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota
Bekasi untuk menyediakan tempat pertunjukan yang representatif bagi para pegiat
dan pelaku seni agar dapat berkreasi secara optimal.
Ketua Umum DK3B, K. Alamsyah Pradja, mengungkapkan bahwa
audiensi ini juga bertujuan membangun sinergi antara pemerintah dan DK3B dalam
upaya pemajuan seni dan budaya di Kota Bekasi. "Kami berkomitmen untuk
terus bersinergi memajukan ekosistem kesenian dan kebudayaan di Kota
Bekasi," ujarnya.
Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi langkah DK3B yang terus
bergerak aktif dan membangun jejaring. Hasil studi banding ke Garut diharapkan
dapat diadaptasi untuk memperkuat identitas budaya Bekasi sebagai kota industri
yang juga berkepribadian dan berdaya seni.
Kegiatan audiensi yang turut didampingi oleh Kepala Bidang
Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi, Maja Yusirwan,
tersebut ditutup dengan penyerahan dokumen Laporan Hasil Raker dan Studi
Banding dari Ketua Umum DK3B kepada Pemerintah Kota Bekasi. Dengan semangat "Luhuring
Rasa Gapuraning Rahayu", DK3B berkomitmen untuk terus memajukan
kesenian dan kebudayaan di Kota Bekasi. (jaw)
.png)

