tRbFFwIJXCPvDkjdZ6hw7BrVzKSmv3z6tIDMFXHn
Bookmark

Kawal Kekhusyukan Ramadan, Camat Bekasi Barat Tutup 15 Kafe di Bintara

Camat Bekasi Barat, Sudarsono, bersama jajarannya saat melakukan penutupan kafe di Bintara.
BEKASI BARAT – Menyambut bulan suci Ramadan, Pemerintah Kecamatan Bekasi Barat mengambil langkah tegas dengan menutup 15 kafe yang berlokasi di kawasan Pasar Bintara. Langkah ini merupakan realisasi dari maklumat Wali Kota Bekasi terkait penutupan seluruh tempat hiburan malam selama bulan puasa.

Camat Bekasi Barat, Sudarsono, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah sekadar anjuran biasa, melainkan instruksi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh semua elemen masyarakat.

“Maklumat itu bukan hanya untuk dibaca, tapi harus diimplementasikan secara nyata sesuai dengan butir-butir ketentuan yang ada. Tidak ada ruang bagi siapa pun untuk melanggarnya,” ujar Sudarsono saat ditemui, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, Ramadan merupakan periode yang sangat istimewa dan wajib dijaga kesakralannya. Karena itu, aktivitas yang dapat mengurangi kekhidmatan ibadah umat Muslim tidak akan diberi kelonggaran.

Untuk memastikan aturan ini berjalan maksimal, Sudarsono memerintahkan para Ketua RW, RT, serta Kepala Pasar agar bergerak aktif dan tidak segan menindak jika menemukan pelanggaran di lapangan. Ia menilai keterlibatan perangkat wilayah menjadi kunci keberhasilan pengawasan.

“Tegur jika ada yang melanggar. Jangan takut bertindak. Ini demi menjaga ketertiban bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi untuk meningkatkan intensitas patroli di seluruh wilayah Bekasi Barat. Jika ditemukan tempat hiburan malam yang nekat beroperasi, sanksi tegas berdasarkan peraturan daerah akan langsung diterapkan.

Pihaknya menegaskan bahwa penegakan aturan ini bukan bertujuan membatasi ruang gerak masyarakat, melainkan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual serta menjaga situasi tetap kondusif.

Di samping itu, Camat mengajak masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan berbagai aktivitas positif seperti tadarus Al-Qur’an, memperbanyak ibadah, berbagi dengan sesama, serta mempererat hubungan silaturahmi.

“Mari kita jaga kesucian Ramadan. Manfaatkan waktu dengan hal-hal baik dan jauhi segala aktivitas yang bisa mengganggu ketentraman warga,” pungkasnya. (jaw)